27 December 2010

DOAKU




diriwayatkan daripada Ibn Mas’ud radhiAllahu ‘anhu Nabi S.A.W. telah bersabda:

“Tidak ada seseorang yang ditimpa keluh kesah dan kesedihan, lalu dia membaca:

(maksudnya) ”Ya Allah sesungguhnya aku adalah hambaMu, anak kepada hamba lelakiMu, anak kepada hamba perempuanMu, ubun-ubunku berada di dalam gengamanMu, telah berlalu ke atasku hukumanMu, adillah ke atasku setiap ketetapanMu, aku memohon kepadaMu, dengan setiap nama yang Engkau namakan diriMu dengannya, atau dengan nama yang Engkau turunkannya di dalam kitabMu, atau dengan nama yang Engkau ajarkan kepada salah seorang daripada hambaMu, atau dengan nama yang Engkau simpan ia di alam ghaib di sisiMu, untuk Engkau menjadikan al-Quran itu penghias dan cahaya hatiku, menghapuskan kesedihanku dan menghilangkan keluh-kesahku.”

melainkan Allah akan menghilangkan keluh-kesah dan kesedihannya dan Allah gantikannya dengan kegembiraan.”

(Hadith riwayat Ahmad dan Ibn Hibban)



wahai Tuhan yang memegang hati ini..
Tuhan sekalian manusia..
Tuhan sekalian alam..
seluruh alam tunduk dan patuh kepadamu..
namun hambamu ini kadang terleka..
ingkar dan berdosa..
atas rahmat dan kasih sayangMu..
diri ini masih hidup di dunia..
memikul timbunan dosa di bahu ini..
hambamu ini tiadalah hak meminta..
namun Kau tahu tiadalah tempat aku meminta..
Allahu Rabbi..
kepada siapa lagi ingin aku mengadu..
sedang seluruh manusia punya tugas di bahu..
wahai Tuhan yang maha mengetahui..
kau tahu segala isi hati ini..
kau tahu setiap titis air mata yang membasahi pipi..
telah tercatat setiap titis yang jatuh ke bumi..
Allahu Rabbi..
janganlah Kau tinggalkan diri ini..
walau sekadar kelipan mata makhluk kerdilMu ini..
tiadalah aku berdaya tanpa bimbinganMu untuk hidup di dunia ini..
cerahkanlah jalan ini..
moga akhirnya pertemuanku denganMu..
pertemuan yang ku rindu itu..
aku layak berada di situ..

amin…

13 December 2010

Erti sebuah kebahagiaan


Adakah berupaya itu satu kebahagiaan?
Adakah kaya itu satu kebahagiaan?
Adakah sihat itu satu kebahagiaan?
Adakah disanjung itu satu kebahagiaan?
Adakah ternama itu satu kebahagiaan?


Erti sebuah kebahagiaan

Adakah kekurangan itu satu kehinaan?
Adakah miskin itu satu kehinaan?
Adakah berpenyakit itu satu kehinaan?
Adakah dihina itu satu kehinaan?
Adakah diperlekehkan itu satu kehinaan?
Adakah tidak dikenali itu satu kehinaan?

Erti sebuah kebahagiaan...

Apabila redha Allah menyirami diri yang zahir dan batin.
Apabila rahmat Allah menjalar disetiap zarah dalam tubuh.
Apabila kasih Allah mendampingi setiap ketika.
Apabila tilikkan Allah tidak lekang kepada hambanya.


Erti sebuah kebahagiaan yang hakiki....

Apabila Allah Rabbul Jalil mengakui dan membelai kita sebagai HAMBA nya.

Yaa Rabb....



BAHAGIA KAH KITA...memberi & menerima kasih sayang pada yang sayang...

BAHAGIA KAH KITA...jumpa org yang memahami hati kita..

BAHAGIA KAH KITA... dapat bersama2 dgn org yang tersayang....

BAHAGIA KAH KITA...jika kasih & sayang kita aje yng lebih2 sedang dia....

BAHAGIA KAH KITA... pasti bahagia apa yng kita rasai & dia

rasai..kerna itu semua adalah

anugerahNYA buat 2 insan satu hati.....


19 October 2010

DOA ITU UNTUKNYA


Ya ALLAH,
berikan taqwa kepada jiwa-jiwa kami dan sucikan dia.
Engkaulah sebaik-baik yang, mensucikannya.
Engkau pencipta dan pelindungnya

Ya ALLAH,
perbaiki hubungan antara kami
Rukunkan antara hati kami
Tunjuki kami jalan keselamatan
Selamatkan kami dari kegelapan kepada terang
Jadikan kumpulan kami jamaah orang muda yang menghormati orang tua
Dan jamaah orang tua yang menyayangi orang muda
Jangan Engkau tanamkan di hati kami kesombongan dan kekasaran terhadap sesama hamba beriman
Bersihkan hati kami dari benih-benih perpecahan, pengkhianatan dan kedengkian

Ya ALLAH,
wahai yang memudahkan segala yang sukar
Wahai yang menyambung segala yang patah
Wahai yang menemani semua yang tersendiri
Wahai pengaman segala yang takut
Wahai penguat segala yang lemah
Mudah bagimu memudahkan segala yang susah
Wahai yang tiada memerlukan penjelasan dan penafsiran
Hajat kami kepada-Mu amatlah banyak
Engkau Maha Tahu dan melihatnya

Ya ALLAH,
kami takut kepada-Mu
Selamatkan kami dari semua yang tak takut kepada-Mu
Jaga kami dengan Mata-Mu yang tiada tidur
Lindungi kami dengan perlindungan- Mu yang tak tertembus
Kasihi kami dengan kudrat kuasa-Mu atas kami
Jangan binasakan kami, kerana Engkaulah harapan kami
Musuh-musuh kami dan semua yang ingin mencelakai kami
Tak akan sampai kepada kami, langsung atau dengan perantara
Tiada kemampuan pada mereka untuk menyampaikan bencana kepada kami

ALLAH sebaik baik pemelihara dan Ia paling kasih dari segala kasih”

Ya ALLAH,
kami hamba-hamba- Mu, anak-anak hamba-Mu
Ubun-ubun kami dalam genggaman Tangan-Mu
Berlaku pasti atas kami hukum-Mu
Adil pasti atas kami keputusan-Mu

Ya ALLAH,
kami memohon kepada-Mu
Dengan semua nama yang jadi milik-Mu
Yang dengan nama itu Engkau namai diri-Mu
Atau Engkau turunkan dalam kitab-Mu
Atau Engkau ajarkan kepada seorang hamba-Mu
Atau Engkau simpan dalam rahsia Maha Tahu-Mu akan segala ghaib
Kami memohon-Mu agar Engkau menjadikan Al Qur’an yang agung
Sebagai musim bunga hati kami
Cahaya hati kami
Pelipur sedih dan duka kami
Pencerah mata kami

Ya ALLAH,
yang menyelamatkan Nuh dari taufan yang menenggelamkan dunia

Ya ALLAH,
yang menyelamatkan Ibrahim dari api kobaran yang marak menyala

Ya ALLAH,
yang menyelamatkan Musa dari kejahatan Firaun dan laut yang
mengancam nyawa

Ya ALLAH,
yang menyelamatkan Isa dari Salib dan pembunuhan oleh kafir durjana

Ya ALLAH,
yang menyelamatkan Muhammad alaihimusshalatu wassalam dari
kafir Quraisy durjana, Yahudi pendusta, munafik khianat, pasukan
sekutu Ahzab angkara murka

Ya ALLAH,
yang menyelamatkan Yunus dari gelap lautan, malam, dan perut ikan

Ya ALLAH,
yang mendengar rintihan hamba lemah teraniaya
Yang menyambut si pendosa apabila kembali dengan taubatnya
Yang mengijabah hamba dalam bahaya dan melenyapkan badai

Ya ALLAH,
begitu pekat gelap keangkuhan, kerakusan dan dosa
Begitu dahsyat badai kedzaliman dan kebencian menenggelamkan dunia
Hapak kehidupan ini oleh kesombongan si durhaka yang membuat-Mu murka
Sementara kami lemah dan hina, berdosa dan tak berdaya

Ya ALLAH,
jangan kiranya Engkau cegahkan kami dari kebaikan yang ada
pada-Mu kerana kejahatan pada diri kami

Ya ALLAH,
ampunan-Mu lebih luas dari dosa-dosa kami
Dan rahmah kasih sayang-Mu lebih kami harapkan daripada amal usaha kami sendiri

Ya ALLAH,
jadikan kami kebanggaan hamba dan nabi-Mu Muhammad SAW di padang mahsyar nanti
Saat para rakyat kecewa dengan para pemimpin penipu yang memimpin dengan kejahilan dan hawa nafsu
Saat para pemimpin cuci tangan dan berlari dari tanggung jawab
Berikan kami pemimpin berhati lembut bagai Nabi yang menangis dalam
sujud malamnya tak henti menyebut kami, ummati ummati, ummatku ummatku
Pemimpin bagai para khalifah yang rela mengorbankan semua kekayaan
demi perjuangan
Yang rela berlapar-lapar agar rakyatnya sejahtera
Yang lebih takut bahaya maksiat daripada lenyapnya pangkat dan kekayaan

Ya ALLAH,
dengan kasih sayang-Mu Engkau kirimkan kepada kami dai penyeru iman
Kepada nenek moyang kami penyembah berhala
Dari jauh mereka datang kerana cinta mereka kepada dakwah
Berikan kami kesempatan dan kekuatan, keikhlasan dan kesabaran
Untuk menyambung risalah suci dan mulia ini
Kepada generasi berikut kami
Jangan jadikan kami pengkhianat yang memutuskan mata rantai kesinambungan ini
Dengan sikap malas dan enggan berdakwah
Kerana takut rugi dunia dan dibenci bangsa


KH Rahmat Abdullah

03 October 2010

Segalanya milikMu…


Kau yg menciptakan cinta dan Kau jua yg menghamparkan bahagia

DiribaanMU terhimpun harapan impian tulus setiap insan

Kau yg mengutuskan duka dan Engkaulah yg mengirimkan hampa

Namun padaMu jua diadukan merebahkn keresahan dan tangisan
...Aku tahu inilah kasihMu aku tahu inilah cintaMu

Dan ku tahu tiap yg terbaik untukku tak semuanya yg ku mahu

Di celah hangat nafas yg trhela ada dingin saat menyeru namaMu
Terarah segala ronta rasa pd damainya dakapanMu

Aku tahu inilah kasihMu aku tahu inilah cintaMu

Dan ku tahu di segenap ruang hatiku telah Kau titipkan kekuatan

Oh tuhan
Aku tahu inilah cintaMu

Dan ku tahu tiap yg terbaik untukku tak semuanya yg ku mahu
Di celah hangat nafas yg terhela ada dingin saat menyebut

namaMu terarah segala ronta

rasa pd damainya dakapanMU ya Allah..

02 October 2010

Andaiku Pergi-Mirwana


Cerita hidup kian berlalu
Membawaku ke penghujung
Kaku
langkah kian lemah

Kelu lidah untuk bicara


Langit jingga warna senja
Desir bayu membisik duka
Kealpaan nan semalam
Inginku lepaskan luka silam


Bersama rayu doa
Damba keampunanNya

Andai diriku pergi
Tinggalkanmu sendiri
Usah kau sedih
Usah tangisi duga dari Ilahi

Andaiku pergi dulu
Tiba tika dan waktu
Telah tertulis takdir untukku

Perjanjian yang Maha Agung

Doakanku sejahtera disisiNya



Rasa gentar rasa rindu
Bertarung di fikiranku
Wajah ceria, senyum manja
Kisah kita menghapus resah


Maafkan diriku kasih
Kerna buat kau menangis
Restuiku dengan cinta
Jangan kau titiskan air mata


Pintaku redhailah
Terima kasih atas segalanya

Hidup ini sementara
Ujian pasti setia hati
PadaMu kekasih


Moga rahmat hidayahMu
Mengiringiku, menemaniku
Saat akhir waktu
Bersaksi diriku
Tiada lain hanya Kau satu
Memiliki cintaku
Ku serah segala kepada Mu

30 September 2010

Alaika Bi TAQWALLAH...


"Bertaqwalah kepada ALLAH pada hal rahsia dan terang
Bersihkan hatimu dari penyakit batin yang menyerang

Perangilah hawa nafsu yang hanya bertujuan
Mengumpul harta untuk dunia yang penuh ujian

Jika kau redha dengan takdir, nescaya kau hidup bahagia
Jika tidak redha dengannya nescaya kau hidup merana..."

"Ya ALLAH...
Berat masalah ini untukku namun bukankah bersamaku ada Engkau,
Yang tidak pernah Menganggap segala permasalahan berat...


Ya ALLAH...
Aku memang miskin namun bersamaku ada Engkau,
Dzat yang Maha Kaya, Engkau bisa Membuat aku
tidak butuh terhadap apapun juga...


Ya ALLAH...
Aku memang hina namun bukankah bersamaku ada Engkau,
Dzat yang Maha Mulia, dengan KemuliaanMU

Ya ALLAH,

Engkau bisa Memuliakan aku dunia dan Akhiratku..."

25 August 2010

Jangan engkau kahwini wanita yang enam


Pesanan Rasulullah saw untuk kaum Lelaki :
"Jangan engkau kahwini wanita yang enam, jangan yang ananah, yang mananah, dan yang hananah dan jangan engkau kahwini yang hadaqah, yang basaqah dan yang syadaqah".


1.Wanita Ananah :
wanita yang banyak mengomen itu dan ini. Apa yang diberi atau dilakukan suami untuk rumahnya tangga semua tidak kena dan tidak berpuas hati.


2.Wanita Mananah :
wanita sebegini yang menidakkan usaha dan jasa suami sebaliknya mendabik dada dialah yang banyak berkorban untuk membangun rumah tangga. Dia suka mengungkit-ungkit apa yang dilakukan untuk kebaikan rumah tangga. Biasanya wanita ini bekerja atau berkedudukan tinggi dan bergaji besar.


3.Wanita Hananah : Menyatakan kasih sayangnya kepada suaminya yang lain, yang dikahwininya sebelum ini atau kepada anaknya dari suami yang lain dan wanita ini berangan-angan mendapatkan suami yang lebih baik dari suami yang sedia ada. Dalam kata lain wanita sebegini tidak bersyukur dengan jodohnya itu. Wanita sebegini yang mengkufuri nikmat perkahwinan. Dia juga merendahkan kebolehan dan kemampuan suaminya.


4.Wanita Hadaqah :
melemparkan pandangan dan matanya pada tiap sesuatu, lalu menyatakan keinginannya utk memiliki barang itu dan memaksa suaminya untuk membelinya selain itu wanita ini suka ikut nafsunya. Wanita sebegini memeningkan kepala lelaki. Dia tengok apa saja dia mahu. Dia suka membandingkan dirinya dengan diri orang lain. Suka menunjuk-nujuk. Wanita inilah yang menjadikan suami dulu handsome sekarang sudah botak.



5.
Wanita Basaqah : ada 2 makna: Pertama wanita sebegini yang suka bersolek dan menghiaskan diri. Dia menghias diri bukan untuk suaminya tetapi untuk ditunjuk-tujukkan kepada dunia. Suka melawa. Wangnya dihabiskan untuk membeli make-up, kasut dan barang kemas. Wanita begini juga suka dipuji-puji. Kalau dia kebetulan menjadi isteri orang ternama dan menjadi pula ketua dalam kumpulan itu, orang lain tidak boleh mengatasi dirinya.
Kedua dia marah ketika makan dan tidak mahu makan kecuali sendirian dan diasingkannya bahagiannya.


6.Wanita Syadaqah :
banyak cakap, tidak menentu lagi bising. Kebecokan itu juga menyebabkan segala kerja yang dibuatnya tidak menjadi, hanya tukang sibuk dan komen saja.


---Dicatat oleh Imam Al-Ghazalli...Wallahu'alam.

Semoga kita dijauhi daripada golongan wanita sebegini... Ya ALLAH berikan pada kami zaujah yg soleh solehah...Amin

Salam Ramadhan ~

15 August 2010

AHLAN YA RAMADHAN AL-MUBARAK


selamat menjalani ibadah berpuasa, marilah kita berlumba-lumba meraih keberkatan Ramadhan.. Semoga Ramadhan kali ini menjadi penawar pada dosa-dosa yang menghitami hati kita..
sama-samalah kita manfaatkan ia sepenuhnya kerana mungkin kali ini adalah Ramadhan yang terakhir buat kita...


Ramadhan itu senantiasa diharap kehadirannya seperti menanti kunjungan kekasih yang dirindui dan dicintai sepenuh hati..Tatkala bersua, rasa tidak mau berpisah walau sedetik..





Begitulah yang digambarkan dalam sebuah hadis riwayat Ibnu Khuzaimah, " Andai setiap hamba mengetahui apa yang tersembunyi di sebalik keberkatan Ramadhan, maka setiapnya akan berharap setahun itu adalah bulan Ramadhan..



Jika HARTA ibarat RACUN, maka ZAKATlah PENAWARnya, jika UMUR membuahkan DOSA , maka TAQWA dan TAUBATlah UBATnya, jika seluruh bulan itu penuh dengan NODA, maka RAMADHANlah PEMUTIHnya..



Pendek kata, memang sangat merugikan kiranya kita membiarkan Ramadhan berlalu begitu sahaja. Gunakanlah peluang ini sebaik-baiknya untuk memperbaiki amalan-amalan kita.

Selamat menjalani ibadah puasa, moga diampunkan segala dosa, dilipatgandakan ganjaran pahala di sisi Allah
-salam ramadhan kareem-


Pohon Wanita Bermadu Rindu


Wahai wanita,
Aku memahami dirimu,
Dan deritamu jua,
Pengorbananmu bukan hak untuk dipersia,
Namun ketika langit mencerah,
Kau sering terpedaya.

Wahai wanita,
Malumu milik puteri,
Pemangkin kekuatan buat suami,
Wajahmu diperhias kerana menanti syurga,
Supaya suami kekal ceria.

Wahai wanita,
Kekurangan perasa kesempurnaan,
Tabir alam dihiasi sekujur tubuh seperti dirimu,
Lelaki hanya menanti si solehah,
Harapan mereka semoga menjadi realiti,
Yang hancur pula terus dipersalah.

Wahai wanita,
Lindungi dirimu dengan suruhan Allah,
Akhlak secantik Rasulullah,
Semulia Khadijah,
Sekuat Siti Sarah.

Wahai wanita,
Perkahwinan penyeri kebahagiaan,
Penghidup segala ketenangan,
Penjauh segala kemurkaan,
Wanita dan pemuda bakal berganding tangan,
Bersama menghidupkan sunnah amalan.

30 April 2010

Sebab Rasulullah SAW membela wanita


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh wamaghfiratuh..

Antara perjuangan besar Nabi Muhammad SAW
ialah membela wanita dan mengangkat darjatnya.

Ini berlaku lama sebelum dunia Barat dikejutkan oleh gerakan hak asasi wanita.

“Dunia ini penuh perhiasan dan perhiasan paling indah ialah wanita yang soleh.” (Riwayat Muslim)

Hadiths ini jelas menunjukkan betapa Islam memandang tinggi
kedudukan wanita dalam kehidupan sejagat.

Malah, antara surah yang didahulukan dalam urutan Al Quran ialah mengenai wanita (An-Nisa).

Al Quran menggambarkan wanita dalam tiga fenomena:

- Wanita sebagai fitnah dan musuh andainya mereka tidak dididik dah diasuh serta dibentuk menurut acuan Islam. - Wanita juga ujian bagi seseorang lelaki dalam menerajui bahtera kehidupan ke arah kebahagiaan dan kesejahteraan hidup. - Wanita anugerah ILLAHI yang istimewa kepada lelaki yang mendambakan kemesraan dan kebahagiaan hidup.


Sejarah Islam dihiasi juga oleh kisah wanita terbilang.

Sehubungan itu, Rasulullah SAW bersabda:
“Ada empat wanita mulia yang juga penghulu segala wanita: Asiah binti Muzahim (isteri Firaun), Maryam binti Imran (ibunda Isa), Khadijah binti Khuailid (isteri Rasulullah) dan Fatimah binti Muhammad (puteri kesayangan Rasulullah)”. (Riwayat Bukhari)


Rasulullah SAW telah menegaskan peri perlu:

- Dihentikan pembunuhan bayi atau kanak-kanak perempuan yang merupakan amalan kaum Quraisy yang percaya wanita pembawa s***;

- Memberikan layanan setimpal dari segi pendidikan dan kemajuan kepada anak lelaki dan perempuan;

- Menetapkan pembelaan lelaki ke atas wanita;

- Membolehkan wanita berbaiah (memberikan ikrar setia) sebagai warga Negara;

- Membolehkan wanita terlibat dalam peperangan, urusan rawatan atau hospital sehinggalah pentadbiran; dan

- Menganjurkan setiap Muslim yang akan melangkah ke alam perkahwinan supaya berhati-hati memilih calon isteri dengan mengutamakan isteri soleh.

“Janganlah kamu nikahi wanita cantik, kelak kecantikannya itu akan membinasakanmu; janganlah kamu nikahi wanita kerana hartanya, akan menyebabkan kederhakaanmu; sebaliknya nikahilah wanita yang beragama. Sesungguhnya wanita yang tidak berhidung dan tuli tetapi beragama itu adalah lebih baik bagimu.” (Riwayat Abdullah Ibn Humaid)

Antara lain, konsep isteri solehah terpapar dalam maksud firman NYA:

“… perempuan soleh mestilah taat dan memelihara kehormatan dirinya ketika ketiadaan suaminya dengan perlindungan ALLAH.” (An-Nisa’:34)

Malah, pesan Baginda:

“Jika seseorang wanita menunaikan solat lima waktu, berpuasa sebulan Ramadhan, memelihara kehormatannya dan mentaati suaminya, nescaya dia dapat masuk ke mana-mana sahaja pintu syurga menurut kehendaknya.” (Riwayat Imam Ahmad)

Baginda berpesan lagi:

“Seseorang isteri yang meninggal dunia, sedang suaminya redha kepada kematiannya, nescaya isterinya akan masuk syurga.” (Riwayat Al Hakim dan Tirmidzi)

Isteri solehah adalah pendidik dan pengasuh terbaik kepada anak-anaknya dan juga pendingin hati ibubapa.

Ia juga merupakan saham akhirat yang pahalanya berkekalan, biarpun ibubapa nya telah lama meninggal dunia.

Ibu adalah guru pertama anaknya.

Antara doa yang paling mustajab ialah doa seorang ibu yang soleh.

ALLAHua'lam.

Mutiara Kata Untuk Renungan Bersama


  • Tiada hadiah yang lebih berharga daripada nasihat yang baik.
  • Rahsia hati seseorang ialah sedalam sebuah lautan yang luas.
  • Jika anda berhasrat untuk berjaya, jangan hanya memandang
    ke tangga tetapi belajarlah untuk menaiki tangga tersebut.
  • Sesiapa yang tidak pernah merasai kepahitan tidak akan mengenal kemanisan.
  • Jika kita melakukan sesuatu dengan keikhlasan, nescaya
    ganjaran yang kita terima juga setanding dengan apa yang
    kita usahakan
  • Semangat yang kuat mampu mengatasi apa sahaja cabaran yang datang
  • Selagi kita mencuba dan berusaha, selagi itulah kita akan beroleh apa yang kita hajati.
  • Fikiran membawa kepada pekerjaan. Pekerjaan membawa
kepada kejayaan. Kejayaan membawa kepada impian.

16 April 2010

binnabil huda - UNIQUE

30 March 2010

Sabar Itu Indah



Hidup banyak dugaan dan cubaan..banyak perkara yang tidak disangka-sangka berlaku. Semuanya menguji kesabaran. Kesabaran menahan marah...kesabaran dengan perangai manusia...kesabaran mencari ilmu...kesabaran menegakkan kebenaran...kesabaran mencari kekayaan...kesabaran mencari kebahagian...kesabaran mencari pasangan....Inilah nilai sabar teruji.

Allah berpesan dalam Surah Al-Asr...dengan beringat-ingat dan berpesan-pesan dengan kesabaran. Kita membaca sirah ...kita membaca sejarah...kita melihat banyak perkara yang benar berlaku didepan mata. Nabi Yusuf sabar difitnah...Nabi Ayub sabar diuji dengan kesengsaraan ...Nabi Muhammad S.A.W sabar dengan kaum Quraisy dan berhijrah ke Madinah...Nabi Musa diuji dengan menahan kesabaran dalam menuntut ilmu...

Kesudahannya sabar itu membuahkan hasil yang baik...sesuatu yang indah.
Kita diuji dengan kesabaran...memohonlah pada Allah kerana semua yang baik itu dari Allah jua.

"Berbaik sangkalah kepada ALLAH,Yakin akan setiap ketentuan ALLAH & Syukurilah atas segala ni'mat yang diberi.."

20 February 2010

cinta padaMU...YA ROBB



Ya Allah. dimana lagikah dapat ku temui cinta sejati..

kecuali pada cintaMu..

ke mana lagikah hati ini harus berlabuh..

kecuali pada kasihMu..


Jadikanlah hati yg lemah ini yaAllah..

tertambat kukuh hanya padaMU..


Aku mohon redha atas segenap keputusanMu

kesejukan setelah matiku..

kenikmatan memandang wajahMu..

dan kerinduan untuk berjumpa denganMu..


Ampunilah diri ini yang tidak beharga Ya Allah ..

Penuhilah kehinaannya dengan keindahan maghfirahMu’


05 February 2010

Hati Tenang Berpaksi Ilahi



Jiwa gersang terasa kekosongan,

Minta diisi zikir laungan;

Hati gundah tiada kehaluan;

Petunjuk Rabbi sekadar bayangan.


Hari-hari berlalu penuh derita,

Perit jerih jelas terasa;

Dimana perlu kututur bicara;

Bagi diri penuh sengketa.

"Ya Muqollibal Qulub, Tsabbit Qulubana 'ala diinik !!!"


Alhamdulillah, Gegak gempita bersulam cahaya;

Kalam Ilahi penguat jiwa;

Langkah diorak penuh bertenaga;

Ke medan jihad kutempuh jua.

Ketekalan Al-Fateh penunggak kekuatan,

Jiwa ar-rijal penuh keberanian;

Tahajjud pada Ilahi peneguh keimanan;

Pemangkin kekuatan puncak kejayaan.


Kalam Allah terpahat di dada,
Sunnah junjungan sedia terlaksana.;
Jiwa tenang indah terasa;
Hidup berpaksikan Allah semata.

15 January 2010

Ukuran cinta kepada Ilahi


Ya Allah...
Tiada cinta sesuci cinta Allah kepada UmatNya.sesungguhnya setiap cabaran yang kita hadapi itu memang bukti cinta Allah kepada kita. namun kita yang leka dan beranggapan Allah menghukum kita apabila dugaan datang menjelma.

Umat mengaku beriman perlu bersabar atasi cabaran ditentukan dalam kehidupan.

CINTA adalah penawar. Barang siapa yang hatinya kosong tanpa cinta, nescaya pelbagai penyakit akan bersarang di dalamnya. Cinta adalah kehidupan, kerana hidup seseorang anak manusia bermula daripadanya.


Manusia memerlukan cinta untuk tetap bertahan. Manakala, jiwa yang kekeringan cinta bagaikan tercabut roh daripada jasadnya. Berjalan tanpa perasaan, berfikir tanpa keindahan, bosan dan hampa.

Dijadikan indah pada pandangan manusia rasa cinta yang boleh memuaskan nafsu dan syahwatnya. Cinta adalah fitrah yang dibekalkan untuk manusia. Cinta perlu diatur dengan baik, bukan dibiarkan mengganas hingga menyebabkan lupa kepada hakikat kehidupan.

Apakah ubat bagi orang yang tertekan, putus asa dan rasa dirinya tidak berguna? Jika kita tersungkur angkara musibah, siapakah yang patut dicari?

Di manakah ketenangan diperoleh? Manusia amat memerlukan Penciptanya Yang Maha Mengetahui selok-belok dirinya. Jika dia sakit, ubatnya ada pada Allah Taala, yang dapat menurunkan setitis rahmat di hati yang tenat.

Mengapa hati rasa sempit, dada rasa sesak, segenap jasad tak mampu menahan beban berat jika rahmat Allah Taala itu lenyap?

Rasulullah SAW bersabda bermaksud: “Sesungguhnya Allah memiliki seratus rahmat, Dia menurunkan satu rahmat daripada-Nya untuk manusia, jin, serangga dan binatang. Dengan satu rahmat itu mereka saling berkasih sayang. Dengan satu rahmat itu binatang buas mengasihi anaknya. Dia menangguhkan lagi kurniaan sembilan puluh sembilan rahmat, dengan itu Dia akan merahmati hamba-Nya pada hari kiamat.” (Riwayat al-Bukhari dan Muslim)

Betapa berharganya nilai setitis rahmat. Keamanan dan kedamaian menjelma di serata dunia. Bagaimanakah dalaman rumah kita? Apakah rahmat Allah turun ke atasnya? Rahmat yang mencelupkan dua jiwa suami dan isteri pasti akan melahirkan anak yang salih. Rahmat yang hidup di hati seorang ayah akan menjadikannya mampu mendidik ahli keluarga dengan iman. Rahmat yang menitis di jiwa seorang ibu akan menjadikannya rela mengorbankan jiwa raganya untuk kebahagiaan keluarga. Akhirnya kita semua perlu menyedari bahawa kebencian dan suasana huru-hara yang berlaku berpunca daripada jiwa orang yang kekeringan rahmat Allah Taala.

Mungkinkah kita mendapat rahmat Allah jika kita tidak berusaha mengenal-Nya? Tak kenal maka tak cinta. Suatu ungkapan yang mudah untuk difahami. Namun, amat berat diamalkan. Mengenali Allah sebagai Penguasa ke atas diri kita. Yang menggenggam ubun-ubun makhluk-Nya dengan mudah dan akan menyentapnya apabila Dia berkehendak. Mengenal Allah dengan hati dan akal. Meneliti dan mencari penyebab kenapa Dia Yang Maha Pencinta layak untuk dicintai?

Allah Taala yang mengatur hidup kita, melimpahi hari yang kita lalui dengan nikmat-Nya. Semuanya itu tidak mampu disenaraikan kerana terlalu berharga. Tidak sesiapapun mampu membeli kebahagiaan jika Allah tidak mahu mengurniakan untuknya. Bagaimana hendak membayar nikmat kesihatan jika Allah tidak sudi menyembuhkan? Mungkinkah cita-cita dan impian akan tergenggam apabila Dia Yang Maha Mencipta berkehendak lain daripada apa yang kita inginkan. Diri kita tak penting bagi-Nya, ada dan tiadanya kita tidak mengurangi kebesaran-Nya. Dialah Allah yang kita kenali melalui bekas-bekas nikmat-Nya yang ada pada diri kita.

Perkenalan ini membuahkan cinta yang amat mendalam dan begitu hebat menguasai hati kita, seperti firman-Nya bermaksud: “Dan di antara manusia ada yang mengambil tandingan-tandingan selain Allah, mereka mencintai tandingan-tandingan Allah itu seperti mereka mencintai Allah, sedangkan orang yang beriman amat sangat kuat cintanya kepada Allah.” (Surah Al-Baqarah, ayat 165)

Jika cinta sudah dimiliki, sudah semestinya dia sanggup diuji. Dengan hati dan akal, kita belajar mengatasi ujian cinta Ilahi. Ia menjadi ketentuan yang wajib dijalani bagi hamba-Nya yang mengaku beriman, kerana mungkin cintanya itu sekadar berpura-pura.

Semakin berat ujian yang diterima maka semakin tinggi tahap kecintaannya kepada Allah. Sabda Baginda SAW bermaksud: “Sesungguhnya Allah Taala apabila mencintai hamba-Nya maka Dia mengujinya.” (Hadis riwayat al-Tirmizi)

Ibnu Al-Qayyim mengatakan: “Tidaklah sekali-kali Allah Taala menguji hamba-Nya dengan godaan hawa nafsu dan kederhakaan, tiada lain ia bertujuan mengarahkannya supaya berjuang dan melawan, sehingga perjuangannya itu akan melahirkan cinta kepada Allah.”

Maka terjawablah persoalan kedudukan manusia yang mencintai Allah lebih hebat daripada kedudukan malaikat. Malaikat Allah tidak diuji seperti manusia diuji dalam membuktikan cintanya kepada Allah Taala.

Cinta kepada Allah Taala juga boleh dicari dalam ikatan ukhuwah sesama manusia. Seperti firman Allah Taala bermaksud: Wahai orang-orang yang beriman, barang siapa di antara kamu yang murtad dari agamanya maka kelak Allah Taala akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang mukmin.” (Surah Al-Maidah, ayat 54)

Rasulullah SAW juga menyeru umatnya untuk saling mencintai dalam sabdanya bermaksud: “Tidaklah sekali-kali dua orang lelaki saling mencintai kerana Allah, melainkan orang yang paling dicintai Allah itu adalah yang paling kuat kecintaannya kepada saudaranya.” (Hadis riwayat al-Tabrani)

Sabda Baginda lagi bermaksud: “Tidak beriman seseorang di antara kamu sehingga dia mencintai bagi saudaranya apa yang dia cintai bagi dirinya sendiri.” (Riwayat al-Bukhari dan Muslim)

Antara perkara paling berharga dalam kehidupan ini adalah persahabatan yang ikhlas. Ia tidak mudah untuk dimiliki melainkan oleh mereka yang ikhlas mahu mewujudkannya. Jika Allah mencantumkan hati manusia tiada siapa boleh menghalangi mereka mengecapi nikmat persahabatan itu.

Antara akhlak persahabatan yang paling rendah ialah sedia memaafkan saudara kita, manakala yang tertinggi pula, menolong sepenuh hati jika dia memerlukan kita untuk berada di sisinya. Sahabat yang terbaik adalah mereka yang bersungguh-sungguh mengajak kita mengecapi kasih sayang hingga ke akhirat. Sahabat di dunia dan akhirat menjadi slogan yang indah dan tak terlupa. Hanya dengan ikatan itu kita mampu mengecapi rahmat Allah bersama saudara seiman.

13 January 2010

Kunci Kebahagiaan


Biarpun liku-liku hidup yang dilalui terasa begitu payah, namun jika diri benar-benar mengenal Allah dan beribadat kepada-Nya, nescaya kita akan mendapat kebaikan, kebahagiaan dan ketenangan. Namun jika kita ingkar kepada-Nya, jiwa pasti tidak tenteram walau tinggal di istana yang mewah nan megah. Ketahuilah bahawa di akhir kehidupan adalah pahit dan menderita kerana kita belum memiliki kunci kebahagiaan nan sejati.

Allah SWT berfirman yang bermaksud, “…dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta (berbagai-bagai jenis kekayaan) yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. (Ingatlah) ketika kaumnya berkata kepadanya: "Janganlah kamu terlalu bangga; sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri."” (Surah al-Qashash [028], ayat 76)


Jika diteliti pengertian ayat ini, Allah SWT membela mereka agar tidak terjerumus ke dalam kejahatan di dunia dan di akhirat. Ini adalah janji dan berita gembira daripada Allah bagi orang-orang yang beriman bahawa Allah akan menghindarkan mereka (kerana keimanan mereka) dari semua keburukan orang kafir, godaan syaitan, keburukan diri sendiri, amal perbuatan yan
g jelek dan membantu meringankan beban mereka. Setiap Mukimin berhak atas pembelaan dan keutamaan seperti ini, sesuai dengan kadar keimanannya. Setiap orang diuji dengan perkara yang berbeza-beza dan percayalah ujian itu tanda kasih sayang Allah kepada kita.

Allah SWT berfirman yang membawa maksud : "Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya (untuk menerima apa yang telah berlaku itu dengan tenang d
an sabar). Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Surah at-Taghaabun [064], ayat 11)

Berdasarkan ayat di atas, hendaklah kita memahami bahawa setiap musibah yang menimpa adalah ketentuan Allah. Apabila kita redha dengan dugaan ini, kita akan menerimanya dengan pasrah dan usahlah berputus asa berdoa agar ktia diberi kekuatan dan jalan untuk menghadapi ujia
n getir itu.

Empat kunci kebahagiaan
Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya, “Empat perkara yang membawa kebahagiaan iaitu wanita yang solehah, rumah yang luas, jiran yang baik dan kenderaan yang selesa!” (Hadis riwayat Ibnu Hibban)

Kehidupan yang selesa adalah suatu bentuk kehidupan yang dialu-alukan oleh Islam di mana kehidupan yang sempurna memerlukan empat elemen asas yang penting iaitu:
  1. Wanita yang solehah - iaitu isteri yang baik yang dapat menguruskan keluarga dan rumahtangga dengan sempurna.
  2. Rumah yang luas yang boleh memberikan keselesaan untuk bermesra dengan keluarga dan anak-anak di samping dapat melapangkan fikiran dengan baik dan tenang.
  3. Jiran yang baik kerana jiran merupakan orang yang paling rapat selepas sanak saudara dan keluarga. Jiran yang baik dapat menjamin keharmonian hidup bermasyarakat sehinggakan ikatan kejiranan itu boleh bertukar seakan-akan sebuah kelurga yang kasih-mengasihi dan saling mengambil berat di antara satu sama lain.
  4. Kenderaan yang selesa kerana ia memberikan kemudahan dalam segala urusan.
Antara tabiat buruk yang mengancam kebahagiaan hidup ialah berfoya-foya dengan kehidupan mewah, boros harta dan membazir ketika berbelanja. Tabiat ini sering disebut dalam al-Quran sebagai punca kehancuran beberapa umat yang terdahulu. Oleh itu hendaklah kita sentiasa berdoa agar ditetapkan hati supaya tidak mudah condong ke arah kemungkaran dan kesesatan.

“….Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).” (Surah ali-‘Imran [003], ayat 8)